Kajian Epistemologi Ilmu Dakwah

Dalam kajian filsafat, epistemology merupakan cabang Filsafat setelah Ontologi. Epistemologi merupakan operator yang mengkoordinasikan system berfikir, memberikan orientasi dan peta dalam memahami serta melihat semua kenyataan ‘yang mungkin” sejalan dengan prinsip metafisika yang di anutnya.sehingga sebuah realita menjadi dasar kegiatan keilmuan. Islam sebagai ajaran, menyatakan bahwa ajaran yang terkandung dalam pedoman kitab suci (Al Qur’an) merupakan pedoman yang Universal dan komprehensif bagi manusia (QS;6 ayat 38). Hal tersebut menyatakan bahwa ajaran islam mempunyai kemandirian yang solid mengenai metodologi. Akan tetapi tergantung dengan umat islam menafsirkan wahyu dari Tuhan kedalam dunia kehidupan yang empiric.

Kontruksi Keilmuan Dalam Islam
Di ketahui bahwa epistemology dakwah dalam visi Al Qur’an harus didasarkan pada sumber pengetahuan, yakni Alah SWT melalui kitab yang mengandung segala hikmah (al qur’an) dengan menggunakan segenap potensi manusia (Qs; 16:78). Nursamad mengatakan bahwa: “Prinsi- prinsip Epistemologi dalam Al- hikmah (filsafat), didasarkan kepada wahyu dan keimanan”. Dengan alasan: (1) Karena tanpa wahyu niscahya manusia mengalami keputusasaan untuk mencapai kebenaran yang pasti. (2) wahyu di pandang sebagai setimulan bagi potensi- potensi intelektual ibarat air hujan yang menyuburkan tanah kering. (3) berdasarakan hubungan dan keterikatan interaksi antara wahyu dengan potensi, pengetahuan, integritas, dan harmonisasi, pengetahuan empiric, rasional, dan intuitif dapat terjalin dangan baik. (4) pengetahuan yang di perkenalkan melalui al-hikmah adalah pengetahuan yang berdimensi intelektual dan moral. (5) seluruh proses pengetahuan al-hikmah di tentukan oleh kegiatan pembersihan diri karena bentuk dan jenis pengetahuan apapun yang tercapai , kiranya merupakan gejala jiwa yang pada dasarnya tidak terlepas dari tiga macam kecenderungan, yaitu: Ego, hawanafsu (termasuk godaan syetan), dan bisikan ilahi.
Dalam memperoleh pengetahuan menurut Sambas (1999), 1. metode tilawah, 2. metode ru’yah, 3. metode I’ta, 4. metode Zauq bi Al qalb, 5. metode sual, 6. metode ijtihad. Dalam langkah- langkah penemuan sebuah teori dapat berangkat dari ayat ayat Al- Qur’an baik yang berupa ayat kauniyah (alam) maupun dari ayat kauliyah (Al-Qur’an) dan metodologi digunakan dalam suatu penyelidikan tergantung dari pertanyaan yang hendak di jawab atau bagian yang kita putuskan untuk di pelajari (perumusan pertanyaannya). Jadi dapat mengunakan sejumlah metode yang sesuai dengan hakikat subjek studinya. Jika di rasakan perlu deduksi, pengamatan dan experimentasi induksi atau mengacu pada intuisi intelektual.
ILmu dakwah dalam menjalankan fungsi keilmuannya dengan berdasarkan pada kjian tersebut paling tidak melalui tiga metode, yaitu: 1. metode Istinbath, 2. Metode Iqtibas, 3. metode Istiqra. Devinisi masing masing dapat di rumuskan sebgai berikut:

Metode Istinbath adalah proses penalaran dalam memprediksi dan mengefaluasi hakekat dakwah dengan mengacu pada Al-qur’an, Sunah, dan produk ijtihat ulama’ dalam memahami keduanya.
Metode iqtibas adalah proses penalaran dalam memprediki dan mengevaluasi hakikat dakwah dengan mengambil pelajaran dari teori ilmu social dan filsafat manusia.

Sedangkan metode Istiqra adalah proses penalaran dalam menjelaskan, memperdiksi dan mengevaluasi hakikat dakwah melalui kegiatan penelitian pada tataran konsep dan pada tataran realitas macam macam aktivitas dakwah dengan cara kerja ilmiah.

Dalam permasalahan Verifikasi (pengujian), pada tahap verifikasi ini karena di sadari bahwa Allah SWT menurunkan ayat ayatnya (ayat kauliyah dan Qauliyah) semuanya untuk di jadikan pelajaran dan sekaligus petunjuk (huda li al-nas) untuk mencapai kebenaran yang di dalam nya tidak ada pertentangan diantara keduanya maka proses verifikasi pada suatu penelidikan, diadakan langkah2 pembenaran (konfirmasi justifikasi) suatu dengan lainnya untuk mendapatkan hasil penyelidikan yang didalamnya tidak terjadi pertentangan antara pengujian tehadap kauniyah dengan ayat Qauliyah.


About this entry