DILEMA MEDIA

Fenomena melejitnya popularitas seseorang melalui dunia maya khususnya youtube, akhir-akhir ini banyak terjadi. Hal tersebut mampu menggeser berita yang lain atau bisa dibilang mampu mengalahkan isu-isu yang sedang ramai. Namun ketenaran orang yang bersangkutan tidaklah dapat bertahan lama, hal tersebut telah dibuktikan dengan mereka yang pernah terkenal. Bisa dibilang munculnya kejadian-kejadian tersebut merupakan awal kejayaan dari youtube, perlu kita ketahui media cetak dan penyiar lebih di khususkan ke radio talah mencapai puncak kejayaan di saat masa-masa kemerdekaan Negeri kita. Dizaman yang sudah serba canggih ini peran media sangatlah peka terhadap kehidupan kita, betapa tidak, dengan bermodalkan keisengan dan peralatan yang sederhana (hand phone kamera) kemudian video yang telah direkam mereka upload dengan harapan video mereka mendapat perhatian dari para pengunjung youtube, sehingga dapat tenar dengan video hasil karya mereka. Berikut orang yang terkenal melalui video mereka yang mereka upload di youtube:

• Sinta dan Jojo, mereka terkenal melalui video yang mereka buat dengan menyanyikan lagu “keong racun”, ketenarannya melebihi si penyanyi aslinya. Berkat video tersebut mengantarkan mereka menjadi lirikan management artis pangeran cinta “Charlie” dan juga sempat menjadi bintang iklan di salah satu produk makanan siap saji.

• Bona Paputungan yang terkenal dengan lagunya “Andai Aku Gayus Tambunan”. Inspirasinya yang hadir karena melihat kehidupan Gayus Tambunan. Bona sempat mendapat ancaman berkat video & lagunya tersebut.

• Soaluddin atau yang terkenal dengan Udin Sedunia, dengan mengkait-kaitkan kata udin, Soaluddin bisa membuat lagu kocak.

• Kemudian yang akhir-akhir ini terkenal yakni seorang polisi gorontalo yang menyanyikan lagu “Chiyya-Chayyia” sambil menggerak-gerakkan anggota tubuhnya. Polisi tersebut adalah Brigadir Norman Kamaru.

Tak bisa dipungkiri YouTube memiliki keterkaitan yang kuat dengan ketenaran dan ketokohan seseorang. Hal tersebut terbukti dengan ketenaran mereka yang telah mendapat perhatian dari masyarakat khalayak luas. Namun ketenaran mereka tidak akan bertahan lama, hanyalah sebentar. Dari beberapa nama di atas yang terkenal atau yang dimuat lebih lama yakni Briptu Nourman, Briptu Nourman tidak jarang hadir di acara-acara televisi seperti “Bukan Empat Mata, Cinta Juga Kuya, Silet dan di acara-acara musik lainnya. Ketenaran Briptu Nourman menghadirkan pertanyaan, apakah itu juga merupakan tugas negara, yakni memperbaiki citra kepolisian yang mungkin selama ini telah tercemar oleh banyaknya kasus yang tidak terselesaikan.

Jika kita mau melihat lebih jauh makna keberadaan youtube, ketenaran seseorang melalui youtube ataupun lamanya orang tersebut merasakan popularitas akibat youtube, maka kita akan mendapat berbagai ilmu.


About this entry